Debu Isyaratkan Luka
di antara puing keramaian kota
setelah badai lava melanda
kulihat seorang anak kecil
duduk termangu menatap sebuah batu
ya, sebuah batu
batu yang menjadi saksi bisu
lumatnya negeri dalam mimpi
pulau yang selalu menjadi tanah terjanji baginya
tampak debu di keningnya mulai kering
bercampur keringat yang tak lagi keluar dari kulitnya
dan dia mulai menggoreskan aksara
yang menyiratkan pilu
dalam warna yang masih saja kelabuu
sayu
tak ada senyum terlintas dalam rautmu
tak adaceria yang dulu ada
25-12-2010: 12.05
Tidak ada komentar:
Posting Komentar