Senin, 31 Januari 2011

PUISI

Limit Waktu

Detik
Menit
Jam
Hari
Minggu
Bulan
Tahun
Windu
Dasawarsa
Abad

Tak pernah mau diam
Terus beranjak dan tak mau mengerti

'pemutar waktu, akankah mesinmu berhenti
sejenak tuk ku kembali
menata langkah yang tlah pergi
dalam batas yang tak kuingini'

Dan ranting pun mulai mengering
patah dan membusuk bersama kotoran binatang

'haruskah demikian?
atau ranting kan tetap menjadi ranting yang tak terganti
menjadi tempat bertengger burung kicau
meski daun slalu gugur
melawan musim dan putaran waktu'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer