Rabu, 31 Agustus 2011

PUISI: TENTANG(MU), IBU(KU)

Tentang(mu), Ibu(ku)

untaian kata doa slalu terucap dari mulutmu
kau bangun dalam pohon kesabaran yang slalu rimbun
hijau dan slalu berbuah
mengiring langkahku yang takkan berhenti sampai waktu menentukan

usapan kasih slalu terungkap dari matamu
kau tebar dalam senyum yang tak pernah semu
tulus dan slalu berbinar
memelukku dalam kehangatan cinta yang tiada batas

airmata yang mengucur dari pelupuk matamu
tanda kasihmu yang kekal
meski tanganku lukai rasamu
meski slalu kau dapati bebal
dalam diri yang tak jua mampu
percikkan tawa pengganti kesal

lirih bisikmu
pancing pikirku akan makna tuturmu
meski kadang masuk telinga kanan keluar telinga kiri
tak pernah berhenti kau sampaikan
mutiara kehidupan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer