Mimpi
daun berguguran menyambut pagi
merangkak dalam hangatnya belaian mentari
bersama kupu-kupu
tebarkan pelangi
menimang sajak dan bernyanyi
kabut hilang berganti
sejukkan mata tanpa noda
di mana dia berdiri
melawan kerasnya dunia
burung-burung menari
pada ranting pendirian
menghias mimpi dan peluh pengharapan
langit cerah membias rona khatulistiwa
membingkai lautan manusia
dalam hiruk pikuk negeri
berpacu dengan ironi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar