Salam
hai pemuja keramaian
bagaimana kabarmu?
Selendang sutra telah menyamarkanmu dari pandanganku
tak lagi merajuk pada sang sepi.
Lupa
atau
penuh sesak
tak sempat bersua.
Dingin pagi dan gelap malam
terus mencarimu.
Berharap menjadi teman dalam ketenangan.
Terik siang berteriak
menunggu sambutan.
Salam dari kesunyian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar