Selasa, 08 Februari 2011

PUISI

Senandung Tanah Liat

tawa
sedih
yang tergambar
membekas oleh pijakan kaki
bersama senyum yang slalu kau goreskan
dalam lamunan pagi sunyi
'di mana pangkuanmu ibu'
menggeliat dalam tanah abu
membawa sesal yang kian tebal memburu
mengolah rupa menjadi berhala
atau bingkai ramah dunia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer