Kamis, 07 April 2011

PUISI

MENJELANG SENJA

gemericik air temani binar matamu
sore itu
menghentikan terik sementara
meredup bersama putaran roda waktu
mereka berteriak
bernyanyi riang mengisi jajaran ruang kosong
yang mulai ditinggalkan

aku berlari
mengejar siul mimpi yang mulai membuaiku
mengajak tuk sejenak lupakan asa
mengurai gumpalan lelah

dan anak-anak kecil mulai berdendang
sajak keceriaan senja
peragakan tarian senyum
memanggil dewi malam
yang biasa muncul dalam kelembutan

aku tak mau pergi
dari detik yang tak mau berhenti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer